Senin, 02 November 2009

layer OSI

A. Pengertian

Sebelum kita berbicara tentang 7 layer atau lapisan pada OSI, kita harus tau dahulu kenapa hal ini dibuat. Alasannya adalah karena komunikasi antar komputer dan pengguna jaringan dalam sebuah jaringan, menggunakan protocol dan format yang berbeda-beda. Oleh karena itu International Organization Standarization (OSI) sendiri membuat sebuah struktur komunikasi yang disebut Open System Interconnection (OSI), yaitu sebuah struktur model yang menentukan dan mendefenisikan standart untuk menghubungkan komunikasi antar komputer-komputer dalam sebuah jaringan yang memiliki protokol dan format yang berbeda-beda.

Model OSI itu sendiri terdiri atas 7 bagian atau lapis. Lapisan tersebut disusun sedemikian rupa, sehingga perubahan pada sebuah layer tidak mempengaruhi layer-layer yang lain. Layer yang lebih tinggi memiliki kecerdasan yang lebih dibanding layer yang lebih rendah. Contoh layer 6,7 dapat membaca format pada layer yang lebih rendah.

B. Fungsi dari 7 layer

1. Physical layer
Layer ini mempunyai fungsi bertanggung jawab dalam proses pembagian data menjadi bit-bit yang dapat ditransmisikan melalui media jaringan seperti kabel. Layer physical juga berfungsi sebagai pendeteksi hardware-hardware yang terdeteksi pada jaringan tersebut. Yaitu hardware sebagai media transfering data. Seperti printer, hub, swicth, dan lain-lain.

2. Data link layer
Fungsi dari layer ini adalah bertanggung jawab atas paket data binari yang ditransfer dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum akhirnya menuju pada layer physical. Kalau diartikan, layer ini berfungsi mengubah paket-paket data ke dalam bentuk frame, yang kemudian ditransfer melalui media jaringan. Layer ini juga mengatur komunikasi layer physical terhadap sistem jaringan dan juga penanganan kesalahan error.

3. Network layer
Fungsi dari layer ini adalah bertanggung jawab atas penentuan alamat jaringan juga jalur yang dilalui dan menjaga antrian pada jaringan. Layer ini berbentuk paket. Intinya layer ini berfungsi sebagai supir dari sebuah paket yang dikirim. Layer ini juga berfungsi memperbaiki atau mengirim ulang file yang rusak. Juga mendeteksi error.

4. Transport layer
Layer ini berfungsi membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi antara kedua titik akhir, dan melayani penanganan error.

5. Session layer
Fungsi layer ini adalah menentukan bagaimana dua layer saling menjaga dan memelihara koneksi.bagaimana mereka berhububungan satu sama lain.

6. Persentation Layer
Fungsi layer ini adalah bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan di format untuk transfer data. Contohnya adalah konversi format gif dan jpg untuk gambar. Layer ini juga berguna membentuk kode konversi, transalasi data dan enskripsi.

7. Application layer
Fungsi layer ini adalah menyediakan jasa bagi para pengguna. Layer ini bertanggung jawab atas pertukaran informasi antara program komputer seperti program e-mail atau service-service lain yang ada di jalur internet atau jaringan tersebut. Layer ini adalah layer yang paling cerdas dan tertinggi.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar